HALF ADDER DAN FULL ADDER
1.
Adder
Rangkaian Adder (penjumlah) adalah rangkaian elektronika
digital yang digunakan untuk menjumlahkan dua buah angka (dalam sistem bilangan
biner), sementara itu di dalam komputer rangkaian adder terdapat pada
mikroprosesor dalam blok ALU (Arithmetic Logic Unit). Sistem bilangan yang
digunakan dalam rangkaian adder adalah :
·
Sistem bilangan biner (memiliki base/radix 2)
·
Sistem bilangan oktal (memiliki base/radix 8)
·
Sistem bilangan Desimal (memiliki base/radix 10)
·
Sistem bilangan Hexadesimal (memiliki base/radix
16)
Namun, diantara ketiga sistem tersebut yang paling mendasar
adalah sistem bilangan biner, sementara itu untuk menerapkan nilai negatif,
maka digunakanlah sistem bilangan complement. BCD (binary-coded decimal).
Half adder adalah suatu rangkaian penjumlah system bilangan
biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi
penjumlahan data bilangan biner sampai 1 bit saja. Rangkaian half adder
mempunyai 2 masukan dan 2 keluaran yaitu Summary out (Sum) dan Carry out
(Carry).
Rangkaian ini merupakan gabungan rangkaian antara 2 gerbang
logika dasar yaitu X-OR dan AND. Rangkaian half adder
merupakan dasar bilangan biner yang masing-masing
hanya terdiri dari satu bit, oleh karena itu dinamakan penjumlah tak
lengkap.
1. Jika A=0 dan B=0 dijumlahkan,
hasilnya S (Sum) = 0.
2. Jika A=0 dan B=1 dijumlahkan,
hasilnya S (Sum) = 1.
3. Jika A=1 dan B=0 dijumlahkan,
hasilnya S (Sum) = 1.
4. Jika A=1 dan B=1 dijumlahkan,
hasilnya S (Sum) = 0. Dengan nilai pindahan Cout (Carry Out) = 1.
Dengan demikian, half adder memiliki dua masukan (A dan B),
dan dua keluaran (S dan Cout).
Rangkaian Full-Adder, pada prinsipnya bekerja seperti Half-
Adder, tetapi mampu menampung bilangan Carry dari hasil penjumlahan sebelumnya.
Jadi jumlah inputnya ada 3: A, B dan Cin, sementara bagian output ada 2: Sum
dan Cout. Cin ini dipakai untuk menampung bit Carry dari penjumlahan sebelumnya.
Berikut merupakan simbol dari Full Adder
Rangkaian Full
Adder dapat dibuat dengan menggabung 2 buah Half adder. Rangkaian ini dapat
digunakan untuk penjumlahan sampai 1
bit. Jika ingin menjumlahkan lebih dari 1 bit, dapat menggunakan rangkaian
Paralel Adder yaitu gabungan dari beberapa Full Adder.
Merupakan Suatu Rangkaian Pengurangan 2 buah bilangan biner. Jenis- jenis
rangkaian Sub tractor yaitu :
Rangkaian half subtractor adalah rangkaian Sub tractor yang
paling sederhana. Pada dasarnya rangkaian half subtractor adalah rangkaian half
Adder yang dimodifikasi dengan menambahkan gerbang not. Rangkaian half
subtractor dapat dibuat dari sebuah gerbang AND, gerbang X-OR, dan gerbang NOT.
Rangkaian ini mempunyai dua input dan dua output yaitu Sum
dan Borrow
Out(Bo). Rumus dasar pengurangan pada biner yaitu :
1. 0 - 0 = 0 Borrow 0
2. 0 - 1 = 1 Borrow 1
3. 1 - 0 = 1 Borrow 0
b. Full Subtractor
Pada Rangkaian full subtractor pin Borrow Out dihubungkan
dengan pin Borrow In(Bin) sebelumnya dan pin Bin di hubungkan dengan pin Bout
pada rangkaian berikutnya begitu seterusnya. Sehingga pada rangkaian Full
Subtractor mempunyai 3 input dan 2 output.
Berikut
merupakan symbol dari Full Subtractor
Rangkaian ini dapat digunakan untuk penjumlahan sampai 1 bit. Jika ingin
menjumlahkan lebih daii 1 bit, dapat menggunakan rangkaian Paralel Subtractor
yaitu gabungan dari beberapa Full Subtractor.


Komentar
Posting Komentar